1. KUPAT
Ketupat di jawa dinamai “kupat”, ada yang mengartikan kupat “huffadz”, ada juga yang mengartikan kupat sebagai “ngaku lepat”.
Huffadz artinya menjaga, bisa diartikan menjaga hubungan yang ada, menjaga silaturahmi, menjaga persaudaraan .
Ngaku lepat artinya mengakui kekhilafan, mungkin menjadi semacam cara meridhoi saudaranya tersebut.
2. JANUR
Janur, ada yang mengartikan sebagai “ja’a nur”.
Ja’a nur artinya datangnya sinar
3. KRECEK
Krecek merupakan makanan yang asalnya dari kulit, bisa dimaknai sebagai dalam proses meridhoi tersebut tidak hanya kulit belaka, namun ridho sampai ke hati
4. IWAK ATI
Saling meridhoi saudaranya itu sampai lubuk hati, batin terdalam
5. SANTEN
Santan dalam bahasa jawa disebut sebagai santen, ada yang memaknai sebagai “nyuwun pangapunten” yakni agar diridhoi semuanya yang pernah ada diantara saudara
6. LONTHONG
Lonthong ada yang mengartikan “olo olo ben kothong”
Yang bisa dimaknai bahwa semua kejelekan antar saudara tersebut hilang sama sekali, sudah dirihoi, sudah dimaafkan, sudah diterima dengan lubuk hati dan batin yang terdalam.